Kamis, 09 Januari 2014

Sebuah Harapan

Sebuah Harapan


Dulu ku memang belum beruntung
Dan masih belum beruntung
Untuk membuatmu jatuh hati kepadaku

Tapi aku tetap berharap
Aku tetap bermimpi bisa bersamamu
Aku tetap berdoa pada Sang Pencipta
Agar ku bisa hidup bersamamu

Dan sekarang ku bersyukur pada Sang Kuasa
KarenaNya aku bisa bersamamu
Berharap untuk selalu bersama, lebih dari selamanya

Ya Allah..
Aku tau manusia tak ada yang sempurna
Namun aku merasa sempurna bersamanya
Aku berharap semoga dia menjadi jodohku
Untuk mendampingiku hidup bersamaku
Sampai Kau mengambil nyawaku
Sampai aku terbujur kaku dibawah timbunan tanah
Sampai Engkau mempertemukan kembali di padang Mahsyar

Ya Allah..
Aku mencintainya karenaMu
Bukan karena fisik, harta dan tahta
Aku mencintainya dengan tulus

Aku hanya bisa berharap
Dan Engkaulah Maha Penentu
Semoga harapan dan mimpi tinggiku ini
Kau Dengar dan Engkau mengabulkannya :')

Kesetiaan

Kesetiaan


Ketika matahari memecahkan kebuntuan hari
Ketika bulan terangi malam yang sunyi
Ketika bintang datang menghampiri ku sendiri
Yang memikirkan arti sebuah kesetiaan
Benarkah setia itu sakit? Sulit? Pahit?
Atau setia itu hanya bisa membuat hati menjerit jerit?
Orang bilang buat apa setia jika tanpa balasan yg sama?
Buat apa setia jika tanpa ada rasa?
Buat apa dan buat apa?
Tapi menurutku itu cuma orang yg bisa bilang
Setia itu adalah perumpamaan prajurit yg rela mati demi rajanya?
Haha itu hanya ingin menunjukan bahwa "ini aku setia"
Menurutku untuk satu dan terakhir
Setia seperti rumah dan genting
Kesetiaan tak akan memiliki makna apapun
Jika tidak dirangkai dalam kasih sayang dan cinta
Sebab kasih sayang dan cinta itu sendiri adalah wujud kesetiaan yg paling sejati !
Cinta tanpa setia, seperti nasi goreng tanpa bumbu rasa!